Senin, 22 Juni 2009

Liberalis

Inilah sepiku ...
Membabi buta dalam cengkraman malam
Mencari Tuhan ... Menanti keadilan
Mengasih kemiskinan;terpinggirkan

Inilah perjalananku ...
Bersama gerimis jalan tangis
Berduka nasip kehidupan liberalis
Bertarung belokan sejarah

Inilah hidupku ...
Dalam minak menyala-nyala bustan
Dalam ibroh kematian
Duhai Tuhan ...

Inilah fiqrohku ...
Inilah Agamaku ...
Inilah Islamku ...
Mencoba berdo'a dalam Kanisah

Malam diperjalanan sunyi nan hujan
surabaya,09 Juny 09

DUALISME SEPUTAR KAMPUSKU

Deras hujan slimuti kampusku
Begitu juga jiwa penuh slimut dalam bayangmu
Bu Dosen belum juga hadir
Deras berjalan menjerat langkahnya ...

Apa cerita dalam kampus
Hanya bisingkan suasana dan suara yang samar
Hakikat kampus belum jugs terhadirkan
Apakah ini disebut kebenaran ... !

Lemah lunglai membebani kampusku
Mengiringi Dualisme saling mencinta
Mereka telah asyik berkicau
Layaknya burung-burung menyambut pagi

Luka kampus oleh keduanya
Tak sadar hadir pemikir duka
Tak sukar empirik mengurainya
Luka sungguh luka hati di seputar kampusku ...

Dalam kampus menanti bu dosen hadir saat hujan menimpanya
Kelas A KI, 09 06 09

Do'a




Ya Allah ...
Bukalah matanya
Cerahilah hatinya ...
Untuk meneimaku apa adanya

Memang ku tak sempurna
Tapi sempurna itu milikmu
Dari-Mu ya Allah ...
Dialah bidadari-Mu ya Allah
Dialah ...
yang jadi perantara sempurna-Mu

Ya Allah ...
Engkau yang selau kupuja
Dialah yang selau kusuka
yang jadikan hidupku dalam kuasa-Mu
Yang menjaga ketenangan

Ya Allah ...
Eratkan tali asmara
Antara aku dan dia
Jangan pernah pudar

Ya Allah ...
ku cinta-Mu nomor satu
ku cintanya nomor satu
Izinkanlah ...!
Ridloilah ...!

TENTANG AL-KASB

 
Assalamualaikum Wr.Wb.

Bismillahirrohmanirrohim, ku awali dengan penuh hikmat untuk mencapai ridlo-Nya, dengan atas istilah Al-kasb ini semoga dapat memiliki warna di dunia maya yang penuh aktif dan begitu canggih yang akan selalu berevolusi untuk kesempurnaan bersama rasio orang-orang yang intelgent yang tak lepas dari kekuasaan-Nya. Semoga dengan hadirnya al-kasb ini saya dapat ilmu, garis tengah dunia maya antara dunia fakta bersama teman-teman yang dapat merubah dunia yang tak lain adalah untuk kegemilangan masa depan kita bersama, sekaligus kehidupan serta kebahagiaan yang hakiki yakni fil-jannah. Amiinn…!

Tentang al-kasb ala Aswaja
Perlu diketahui bahwa Al-kasb merupakan salah satu aqidah Aswaja An-Nahdliyah yang terdapat dalam konsep aqidah Asya’ariyah. Al-kasb adalah sikap moderat dalam menghadapi perubahan dunyawiyah yang merupakan konsep “upaya” Asya’ariyah dalam sikapnya tawassut (jalan tengah) yang patut kita teladani dan kita jalani, untuk mengatasi sekaligus memberi solusi diantara dualisme yang berkontradiksi, maupun itu problema lama ataupun problema yang akan datang, konsep al-kasb(usaha) inilah yang paling memungkinkan yang dapat memajukan bangsa dari persoalan ekonomi, budaya, kebangsaan sampai memecahkan problem-problem kemanusian di zaman sekarang, seperti HAM, kesehatan, gender, otonomi daerah dan sebagainya, itulah yang juga mewakili harapan saya, dan untuk tercapainya hal itu tak lepas dari gagasan teman-teman semua.
Konsep al-kasb merupakan sikap moderatisme yang merupakan cirri utama dari kaum Ahlus Sunnah wa al-jama’ah dalam beraqidah, dan karna salah satu konsep inilah Nahdlotul Ulama lahir di tengah-tengah masyarakat. Sikap tawassut ini hadir diperlukan untuk merealisasikan amar ma’ruf nahi mungkar yang selalu mengedepankan kebijakan secara bijak. Karena itulah aswaja berhasil menegakkan syari’at islam untuk dijalankan oleh masyarakat, yang sesuai dengan situai dan kondisi masyarakat setempat.
Seperti yang telah dilakukan dalam membicarakan perbuatan manusia, konsep ini dapat memecahkan kelompok Jabariyah dan Qodariyah yang dikembangkan oleh Mu’tazilah dimasa itu, keduanya sangat bersebrangan. Kelompok Jabariyah berpendapat bahwa seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh Allah berarti kekuasaan Allah adalah mutlak dan manusia tidak memiliki peran apapun. Sementara kelompok Qodariyah memandang bahwa perbuatan manusia itu sendiri terlepas Allah ini berarti kekuasaan Allah terbatas, maka Asya’ariyah memakai konsep ini bahwa perbuatan mansia diciptakan oleh Allah dan mansia memiliki peranan dalam perbuatannya.
Jadi dengan hal itu kasb memiliki makna kebersamaan kekuasaan manusia dengan perbuatan Tuhan. Kasb juga mempunyai arti keatifan dan manusia bertanggung jawab atas perbuatannya, maka dari itu konsep ini menjadikan manusia selalu berusaha secara kreatif dalam kehidupannya, namun tidak melupakan bahwa Allah lah yang menentukan semuannya.
Ingat jika ingin hidup berubah dan mencari kebahagiaan yang hakiki jangan menanti kehendak Tuhan, namun berusahalah berubah untuk lebih yang terbaik karena kita yang melaksanakan dan Tuhanlah yang menentukan
Al-kasb ala PMII
Raut bumi Nusantara sedang mengalami suatu masa peralihan yang dahsyat dan begitu cepat. Tatanan sejarah masyarakat sedang dibelokkan dan problema yang sangat kompleks sekarang inilah sangat dibutuhkan insan ulul al-bab yang cakap berfikir yang brpenalaran pribadi bersama jiwa keobyektifan, rasional serta kritis yang mampu membedakan antara hak dan yang bathil dan yang melatenkan psikis atas gagasan yang tepat, bukan dengan emosi atau prasangka.
Seperti halnya al-kasb ala aswaja, PMII juga tidak jauh beda pada versinya karena PMII merupakan anak NU yang berasaskan Aswaja yang sekaligus menjadi manhajul fikr bagi kader-kader pergerakan mahasiswa islam Indonesia. Al-kasb atau moderatisme ini berpijak pada keadilan serta berusaha untuk menghindari segala hal yang bersifat extrim(fundamental-liberal), baik dalam wilayah agama maupun Negara.
Akan tetapi sejauh selama ini belum ada solusi untuk mendatangkan hal-hal yang produktif. Maka dari itu klompok muda menyatu dalam pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) mencoba konsep keislaman di indosia yaitu al-kasb yang merupakan salah satu cara yang ramah yang tak lepas dari prinsip-prinsip dasar aswaja PMII lainnya yang memiliki mandat sejarah untuk bergerak dan berjuang dan merefleksikan dalam berfikir, bersikap serta saat bergerak untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil, aman, damai dan sejahtera untuk romantisme berkehidupan.
Dalam cara berfikir al-kasb ala PMII selalu berupaya selalu melakukan pendamaian antara dalil naqli(wahyu,/teks), dan dalil aqli(rasio) serta ilham dan empiric(pengalaman). Begitu juga cara bersikap, nilai moderatisme merupakan salah satu landasan dalam mengambil keputusan untuk mempertahankan keaneragamaan indonesia yang kompleks, maupun itu suku, ras, budaya dan agama yang selalu dilanda oleh konflik atau problema-problema yang menyesatkan dalam harmonisme kehidupan.
Adapun dalam cara bertindak PMII tak pasif dalam menghadapi ketentuan atau kehendak Allah Subhanahu Wata’ala, tetapi mereka berusaha dan berjuang (dalam teologi “al-kasb”) untuk mencapai takdir tersebut. PMII percaya dan sadar bahwa perubahan tidak serta merta turun dari langit melainkan butuh diperjuangkan. Dengan demikian tindakan ala PMII merupakan tindakan yang merefleksikan dialektika(lysis) keimanan yang mengejawentahkan dalam seluruh aspek kehidupan.
Ingat kesuksesan tidak serta merta turun dari langit namun butuh diperjuangkan ….!


Dengan ilmu hidup menjadi mudah
Dengan seni hidup menjadi indah
Dengan PMII hidup menjadi cerah

Wallahu al-muwafiq Ila Aqwami At-Toriq
Wassalamualikum Wr.Wb.

Referensi
• Baca Tim PWNU Jatim, 2007 “Aswaja An-Nahdliyah” yang diterbitkan Bersama “Khalista” dan Lajnah Ta’lif Wan Nasyr (LTN) NU Jatim. Halaman 11-18.
• Baca sekali lagi buku panduan MAPABA yang diselanggarakan oleh PMII Tarbiyah Cabang Surabaya tahun 2008

Jumat, 19 Juni 2009

Tips-Tips

Lihatlah matahari ! ia memiliki cahaya yang begitu kuat sehingga selain menerangi dirinya, ia juga menerangi sekitarnya. Setiap manusia dapat menjadi cahaya bila mengaktifkan seluruh potensinya (Bambang Q-Anees, 2006)

 Menjadi mahasiswa adalah saat untuk mengasah diri menjadi cahaya setahap demi setahap. Dan dengan jalan perkuliahanlah salah satu proses menjadi cahaya itu di mulai. Kita sebagai mahasiswa tidak bisa hanya bercita-cita untuk kebahagiaan diri sindiri, melainkan harus melibatkan kebahagiaan banyak orang, karena kita tidak pernah lepas dari banyak orang. Untuk mencapai tujuannya itu kita membutuhkan bantuan-bantuan mereka. 
 Bersinergi adalah salah satu cara menjadi cahaya. Namun, kita tidak akan bisa menemukan sinergi bila belum mengenali diri kita (tujuan kemampuan mengatur waktu, dan sebagainya). Manusia adalah citra Tuhan, begitulah keyakinan agama menegaskan. Kita diciptakan sama dengan citra Tuhan, yang di dalam diri kita terdapat daya kreatif tuhan yang bisa di aktifkan untuk menciptakan dunia yang penuh kebahagiaan (Bambang Q-Anees, 2006). Maka dengan citra ilahi itulah seharusnya kita selalu optimis dalam bersinergi. 
 Selain sikap optimis, ada sejumlah tanda lain mengenai sikap yang hebat. John C Maxwell menjelaskan tujuh sikap ini. Namun, kami akan membahasnya sesuai kebutuhan kita sebagai mahasiswa.
Percaya pada diri sendiri
 Kita harus percaya pada diri kita bahwa kita bisa melakukan sesuatu. Akan tetapi, sikap percaya tersebut harus direalisasikan dalam bentuk yang nyata yaitu berjuang pantang menyerah. Kita harus percaya pada diri kita karena hanya kita yang dapat menolong diri kita. Orang lain hanya bisa menambah sedikit rasa percaya diri kita. Selebihnya kembali pada diri kita sendiri. Percayalah, kita diciptakan oleh Allah dengan potensi yang besar untuk tujuan tertentu yang bermanfaat. 
Kesediaan melihat yang terbaik pada diri sesama
 Melihat sisi baik dari orang-orang sekitar dengan menghilangkan kecurigaan, merupakan cara yang baik untuk memperoleh teman dan pendukung kehidupan di masa depan. Melalui cara ini kita akan menemukan modal pendukung dari seluruh kegiatan kita. 
Kemampuan melihat peluang dimana-mana
Sikap terhebat dari manusia adalah kemampuannya untuk bertahan dalam situasi apapun. Kemampuan ini ditentukan oleh cara melihat segala peristiwa sebagai peluang bagi kesuksesan di masa depan.
Kalau hidup dikaitkan dengan rencana Allah dan kebaikanNya, semua telah diatur oleh Allah. Jadi, dalam peristiwa sesulit apapun Allah memberikan tanda yang Ia tinggalkan bagi kesuksesan kita. Sesulit apapun pastilah ada tanda-tanda yang tersurat untuk menciptakan peluang bagi keberhasilan. Dengan cara ini, kita dapat menggunakan kesulitan sebagai pendorong dalam penemuan kepribadian kita.
Fokus pada solusi
 Hidup pastilah berhadapan dengan masalah. Oleh sebab itu seharusnya kita mencari solusi atas permasalahan tersebut dengan segera, bukannya mencari-cari siapa kambing hitam yang menyebabkan perjalanan kita terhambat. Masalah yang di tunda penyelesaiannya tidak menghilang begitu saja melainkan semakin menumpuk dan membuat kita stres.
Hasrat memberi
 Hasrat memberi adalah sikap sosial yang akan membuat kita terbebas dari kesendirian dan keterasingan. Memberi akan membuat kita menemukan kesadaran bahwa ada orang lain yang lebih membutuhkan dari pada kita. Kita juga akan merasakan kebahagiaan ketika melihat senyum raut gembira terima kasih. Saat itu, kita akan merasakan pentingnya keberhasilan yang akan membuat kita terus memberi. Memberi akan membuat kita optimis karena masih ada yang lebih susah ketimbang kita sekaligus bahwa kita dibutuhkan oleh orang lain. Lewat memberi pengetahuan kita akan mendapat tambahan ilmu. 
Ketabahan 
 Ketabahan adalah syarat utama dalam setiap usaha. Tidak ada yang mudah dan dapat di raih begitu saja. Tanpa ketabahan dan kesabaran apapun akan menjadi setengah matang.
 Ketabahan dan keuletan di sandarkan pada keyakinan bahwa sesuatu akan tumbuh sesuai dengan waktunya, tidak ada yang bisa diburu-buru dan tidak ada pula yang diperlambat. Bila waktunya tiba, matahari akan terbit. Demikian pula kesempatan meraih kesuksesan. Upaya mempecepat untuk meraih kesuksesan dapat saja dilakukan tetapi harus di dampingi dengan ketabahan untuk menghadapi segala resikonya. Ketabahan itulah yang di miliki oleh orang-orang besar karena tak ada satupun tokoh di dunia ini yang sukses tanpa ketabahan.
Tanggung jawab atas kehidupan sendiri
 Tanggung jawab adalah kata yang menunujukan bahwa kita harus bertanggung jawab atas masalah yang kita hadapi. Jadi, kita tidak bisa melemparkan kesalahan pada orang lain. Kita yang menanam, kitalah yang akan menuainya.
 
 Untuk menumbuhkan sikap hebat itu, kita bisa melakukan sejumlah kegiatan yang dapat mendorong kita berubah kearah yang lebih baik. Yaitu dimulai dengan mengubah prilaku. Tindakan yang terus menerus akan mengubah diri kita. Misalnya, jika kita membiasakan diri berpura-pura bertindak sebagai ilmuan kita akan menjadi seorang ilmuan. Akan tetapi, tindakan tersebut bukanlah suatu yang di angan-angan. Melainkan kita melakukannya sesuai dengan perjuangan-perjuangan yang pernah dilakaukan oleh ilmuan tersebut hingga mencapai sebuah keberhasilan. Buatlah komitmen dalam mencapai sebuah cita-cita agar kita tidak mudah berbelok arah dalam usaha mencapai cita-cita tersebut.


Pendekatan Neurobologis

1. LATAR BELAKANG
Psikologi seorang manusia, setiap benda, baik itu berupa pandangan seorang akan warna dunia berbeda dengan pandangan manusia yang buta akan warna, mereka akan mendapat kesulitan untuk membedakan antara warna merah dan warna hijau, karena matanya tidak memiliki sejumlah unsur kimiawi sebagiamana manusia yang normal. 
Perilaku, mulai dari mengedipkan mata sampai bermain tenis sampai menulis sebuah program komputer, tergantung pada integrasi banyak proses yang terjadi di dalam tubuh. Integrasi ini dilakukan oleh sistem syaraf, dengan bantuan sistem endoktren.
Banyak aspek dari perilaku dan fungsi mental dapat dipahami secara lebih baik dengan mengetahui proses biologi dasar. System saraf kita, organ idra, otot dan kelenjar memungkinkan kita mengetahui dan menyesuikan diri dengan lingkungan. Persepsi kita terhadap peristiwa tergantung pada bagaimana organ indra mendeteksi stimuli dan bagaimana otak menginterpretasikan informasi yang datang dari organ tersebut. 

2. RUMUSAN MASALAH
 Apa yang dinamakan Neuron dan syaraf ?
 Bagaimana struktur otak dan belahannya ?
 Ada berapa bagian system syaraf itu ?
 Dan bagaiman cara kerja system ende\oktrin itu?
 
BAB II
PEMBAHASAN

A. Unit Dasar System Saraf
a. Neuron dan Syaraf 
Unit dasar sistem saraf adalah suatu sel khusus yang dinamakan Neuron. Otak manusia terdiri dari 12 milyar atau lebih sel khusus yang disebut Neuron, Yaitu unit dasar sistem saraf. Neuron merupakan kunci rahasia dari kegiatan belajar, serta berfungsinya mental. 
Struktur Neuron bermacam-macam, tapi pada dasrnya ada tiga tipe utama, yakni Neuron Sensor yang membawa informasi dari organ indra ke otak, Neuron Motor yang membawa informasi dari otak ke otot dan Neuron Konektor, yang terdapat di dalam otak, dan sumsum tulang belakang, yang berfungsi menghubungkan Neuron Sensor dan Neuron Motor.
Terdapat tiga jenis neuron: neuron sensorik, mengirim impuls yang diterima oleh reseptor ke sistem syaraf pusat. Reseptor adalah sel khusus di organ indera, kulit dan sendi yang mendeteksi perubahan fisik atau kimiawi dan mentranslasikan (menyimpulkan) peristiwa neuron menjadi impuls yang berjalan sepanjang neuron sensorik.
Neuron motorik membawa sinyal yang keluar dari otak atau medulla spinalis (syaraf sumsum belakang) ke organ efektor yaitu otot dan kelenjar. Interneuron menerima sinyal dari neuron lain atau neuron motorik. Neuron sensorik dan mengirimkan impuls ke interneuron lain (neuron motorik). Interneuron ditemukan hanya di otak, mata dan syaraf sumsum belakang (medulla spinalis). 
Dari seltobotz yang mencuat atau menonjol, sejumlah cabang pendek yang disebut dendrite. Dendrite dan seluruh selaput yang menutupi sel tubuh menerima pesan (implus syaraf) dari neuron yang berdekatan. Pesan ini secara berurutan dikirim ke neuron lain (atau ke otot dan kelenjar) melalui sebuah penyambung sel yang menyerupai tabung panjang dan tipis yang disebut akson. Jika akson terkena rangsangan pada pusatnya, akson itu akan mengeluarkan impuls ke salah satu arah (yang menuju ke sel tubuh) menjauhi sel tubuh. Tetapi impuls, syaraf itu dapat menyeberangi penghubung antar neuron (sinopsis), hanya dalam satu arah – dari akson sebuah neuron ke arah sel tubuh atau dendrite neuron lain. 
Syaraf (nervus) adalah kumpulan akson yang keluar dari ratusan atau ribuan neuron. Satu syaraf mungkin berisi aksor dari neuron sensorik (aferen) dalam, neuron motorik (eferen). 
Selain neuron sistem syaraf memiliki pula sejumlah radar sel non-neuronal yang dinamakan sel gkal, yang tersebar di antara – dan seringkali di sekeliling – neuron. Yang sering berjalinan secara erat. Sel gikal membantu neuron melekat pada tempatnya dan memberinya zat makanan. 

b. Potensi aksi
Suatu stimulus berjalan sepanjang neuron sebagai impuls elektro-kimiawi yang berjalan dari dendrite ke ujung akson. Implus yang berjalan (potensial aksi) ini disebabkan karena mekanisme self propagating yang dinamakan depolarisasi yang mengubah permeabilitas membran sel terhadap berbagai jenis ion (atom dan molekul bermuatan negatif) yang berada di dalam dan di luar sel.
Suatu potensial aksi, jika telah dimulai, berjalan menuruni akson ke banyak tonjolan kecil di ujung akson yang dinamakan terminal sineptik. Terminal tersebut melepaskan substansi kimia yang dinamakan neo-transmitor yang bertanggung jawab untuk transfer sinyal dari satu neuron ke neuron didekatnya. 
Dua aspek penting dalam pemindahan impuls saraf; konduksi sepanjang benang akson dari pemindahan yang melalui sambungan sinoptik antara neuron. Konduksi aksional menyeberangi potensi aktif elektro-kimiawi mengangkut antara ion sodium dan potassium melalui jaringan sel. Senyawa kimia yang menjadi perantara disebut neo-transmitor, membawa impuls dari satu neuron ke neuron selanjutnya di seberang sebuah sinopsis. 
Neo-transmitor dilepaskan dari terminal akson dan bekerja pada dendrite dan sel tubuh dari neuron penerima mengubah penyebaran jaringan menuju ke gerbang pembakaran (pada sinopsis eksitatori) atau menjauhi gerbang (pada sinopsis inhebitatori). Gabungan input eksitatori dan input inhebitatori pada sinpsisnya menentukan apakah sebuah neuron akan terbakar. 

c. Penghantaran Synaptic
Hubungan sinaptik antara neuron mereka hal yang sangat penting, karena disanalah sel syaraf mengantar isyarat, tapi neuron tidaklah berhubungan langsung satu sama lain, ada sedikit celah di antara masing-masing sel. Celah berikut daerah sekitarnya ini dikenal sebagai sinopsis, yaitu tempat lewatnya impuls syaraf. 
Ukuran potensi aktif itu konstan, dan sekali dimulai pembakaran pada neuron akan terus menjalar sepanjang akson menuju ke sinapsis.tetapi tebakar atau tidaknya neuron itu tergantung pada pada potensi bertahap yang ada dalam dendrit dan sel tubuh. 
B. Organisasi Sistem Syaraf
Sistem syaraf dibagi menjadi sistem syaraf pusat (otak dan modula spinalis/ sumsum tulang belakang) dan sistem syaraf tepi (syaraf yang menghubungkan otak dan sumsung tulang belakang ke bagian tubuh lainnya). subdivisi sistem syaraf tepi adalah sistem somatic (yang membawa pesan ke dan dari reseptor, sensorik, otot dan permukaan tubuh) dan sistem otonomik (yang berhubungan dengan organ internal dan kelenjar-kelenjar). 
Sebagian besar serabut syaraf yang menghubungkan berbagai bagian tubuh ke otak satu persatu bersama di modula spinalis, di mana mereka dihubungi oleh tulang belakang tubuh. Modula spinalis (sumsung tulang belakang) merupakan sistem yang sangat kompat (padat). Diameternya sebesar jari kelingking kita. 
Beberapa refleks respons sederhana dilakukan pada tingkat modula spinalis. Salah satu contohnya adalah linear jerk (refleks patella) yaitu ekstensif tungkai sebagai respon dari ketukan pada teudon di depan tempurung lutut. Seringkali dokter menggunakan tes ini untuk menentukan efisiensi refleks spinal. Fungsi alami refleks ini adalah untuk memastikan bahwa tungkai akan mengalami ekstensi (perluasan) jika lutut membengkok oleh kekuatan gravitasi, sehingga organisme tetap berdiri. 

 
C. Struktur Otak
Otak manusia terdiri dari tiga lapisan konsentrik (pusat): central core, sistem limbik dan serebium.
a. Central Core
Mencakup modula (sumsung), bertanggung jawab untuk refleks pernafasan dan postura; sereblum (otak kecil) mengurusi koordinasi motorik, thalamus mp stasiun penghubung antara informasi sensorik yang datang; dan hypothalamus , penting untuk emosi dan mempertahankan homeostasis. Sistem retikuler (yang berhubungan dengan struktur jaringan) yang menyilang melalui beberapa struktur di atas, mengendalikan tingkat kesadaran dan kesiagaan organisme (makhluk hidup).
b. Sistem Limbik 
Sistem limbik mengendalikan beberapa aktivitas instinktif (makan, menyerang, melarikan diri dari bahaya, perkawinan) yang diregulasi oleh hypothalamus. Sistem ini juga penting dalam emosi dan memori. 
Sistem ini terletak persis di bawah belahan otak besar dan terdiri dari sekumpulan bangunan tunggal yang berkaitan dengan motivasi, emosi dan ingatan. Ablas (Pergausan (aus): proses penyusutan suatu benda akibat peristiwa pergeseran dengan benda lain, (pengikisan) ). Dari berbagai sistem ini pada manusia mengakibatkan sangat menurunnya daya ingat orang tersebut terhadap suatu benda yang baru diperkenalkan kepadanya. Rantai jalah sistem limbic ini berhubungan dengan thalamus dan hypothalamus. 
Sistem limbic ini jelas merupakan bagian yang penting dalam mempertahankan kehidupan manusia. Sistem limbic adalah panel kontrol utama kita yang menggunakan informasi dari indera penglihatan, pendengaran, sensasi tubuh dan yang tak begitu sering indera peraba dan penciuman sebagai inputnya. Kemudian informasi tersebut didistribusikan ke bagian pemikir di dalam otak kita yaitu neokorteks .
c. Helmsfer Serebium
Serebrum jauh lebih berkembang pada manusia dibandingkan organisme lain. Lapisan luarnya dinamakan korteks serebral, dalam bahasa latin, cortex berarti “kulit kayu” – korteks serebral (sering disebut korteks saja) otak yang diawetkan tampak berwarna kelabu karena mengandung munyak badan sel syaraf dan serabut yang tidak bermielin – dengan demikian sering disebut “gray mather” (substansi kelabu). Bagian dalam serebrum di bawah korteks terdiri terutama di akson bermielin dan tampak berwarna putih. 
Serebrum dibagi menjadi dua belahan cerebral, permukaan belahan yang bergelombang ini, yaitu korteks serebral, mengendalikan diskriminasi, pembuatan keputusan, belajar dan berpikir. Proses mental taraf tinggi. Bagian tertentu otak merupakan pusat masukan sensorik atau untuk mengendalikan gerakan khusus. Bagian otak selebihnya terdiri bagian yang berasosiasi.
1. Struktur serebrum
Semua sistem sensorik (misalnya penglihatan, pendengaran dan sentuhan) memproyeksikan informasi ke area spesifik di korteks. Pergerakan bagian tubuh (respons motorik) dikendalikan oleh area lain di korteks. Bagian korteks lainnya yang tidak sensorik atau morotik (gerak) terdiri dari asosiasi (persatuan). Area tersebut mengurusi aspek lain perilaku – memori, proses berpikir, dan bahasa – dan menghuni bagian teluas korteks manusia.

2. Area korkal dan fungsinya
 Area motorik
Area motorik mengendalikan pergerakan tubuh yang volunteer (disadari), area ini terletak tepat di depan figura sentralis (lihat gambar 2.9). Stimulasi lisfik pada tempat tertentu di korteks motorik menghasilkan pergerakan bagian tubuh spesifik, hika titik yang sama di korteks motorik mengalami kerusakan, gerakan yang bersangkutan menjadi terganggu.
 Area somato sensorik
Seakan-akan bagian tubuh tersebut sedang disentuh atau digerakkan. Ini dinamakan area somatosensorik (area pengindera) tubuh. Panas, dingin, sentuh, nyeri dan sensasi pergerakan tubuh semuanya direpresentasikan di area ini.
 Area visual.
Bertempat di bagian belakang tiap loeus okspital yang terdapat di area korteks. Dan kerusakan pada area visual salah satu hemirfer (katakanlah, kiri) akan menyebabkan kebutuhan di lapangan pandang sisi iri, kedua mata yang menyebabkan hilangnya penglihatan untuk lingkungan sebelah kanan. Fakta ini kadang-kadang membantu dalam menentukan lokasi tumor otak atau kelainan lainnya.
 Area auditorik
Terdapat di permukaan lobus temporals (pada sisi masing-masing hemisfer) terlipat dalam analisis sinyal auditorik yang kompleks. Adapun fungsinya mengurusi pola temporal suara, seperti pembicaraan manusia.
 Area asosiasi, yaitu area besar di korteks serebral yang tidak mengurusi secara langsung proses sensorik atau motorik. 

D. Belahan Otak 
Sejauh ini kita telah memperlakukan belahan serebaral seolah-olah sama, berdasarkan realita bahwa belahan otak kiri mengendalikan sisi tubuh
belahan otak kanan mengendalikan sisi tubuh kiri. 
Sejak tahun 1861, ahli antropologi Prancis, Paul Broca memeriksa otak orang pasien yang menderita kehilangan kemampuan berbicara dan menemukan kerusakan pada suatu bagian di sebelah kiri tepat di atas celah lateral lipatan frontal. Daerah ini dikenal sebagai daerah Broca (gambar 2-9), terlibat dalam produksi suara ucapan. Kerusakan pada daerah yang sama pada belahan otak kanan biasanya tidak mengakibatkan kerusakan ucapan. Bagian otak yang menyangkut pemahaman ucapan dan kemampuan untuk menulis serta memahami kata-kata yang tertulis biasanya juga terletak pada belahan otak kiri, jadi seseoang yang menderita penyakit “stroke” yang merusak belahan otak kirilebih memprlihatkan kemunduran berbahasa daripada seseorang yang menderita kerusakan pada belahan otak kanan. Hal ini biasanya terjadi pada individu yang bukan kidal karena belahan otak kiri mereka biasanya dominant. (Ingat bahwa otak belahan otak kiri mengendalikan fungsi motorik sisi kanan tubuh). Beberapa orang kidal memiliki sejumlah pusat ujaran yang terletak pada belahan otak kana atau terbagi dua tempat, tetapi sebagian besar manusia mempunyai bagian fungsi bahasa pada belahan otak kiri (sama halnya dengan individu yang bukan kidal). 
Meskipun peranan belahan otak kiri dalam bahasa sudah diketahui untuk waktu yang lebih lama, tetapi kemungkinan untuk menyelidiki apa yang dapat dilakukan oleh setiap belahan otak kiri baru terbuka belum lama berselang pada individu normal,otak berfungsi sebagai satu kesatuan ; informasi dari satu belahan segera dipindahkan ke belahan lain yang melaluai satu pita lebar penyambung benang syaraf yang disebut Korpuskolosum.

E. Sistem Syaraf
Syaraf yaitu beberapa dari akson-akson (nerit/ syaraf) ini ada yang mempunyai panjang lebih dari satu meter dan terikat di dalam berkas. Begitu besarnya berkas ini, sehingga cukup besar untuk dapat dilihat dengan mata telanjang pada seekor binatang tertentu yang dibedah.
1. Sistem syaraf periferi
Sistem ini terdiri dari dua bagian utama yang berbeda struktur dan fungsinya, yaitu sistem syaraf somatic dan sistem syaraf autonomic.
Sistem syaraf periferi terdiri dari sistem syaraf somatic yang melewatkan pesan dari organ indera ke otot sadar, dan sistem syaraf atatonomia yang herhubungan dengan fungsi-fungsi emosi dan tak sadar.
Sistem syaraf outonomik mempunyai dua bagian yaitu bagian simpatik dan bagian para simpatetik.
Aktifitas sistem syaraf simpatik menempatkan tubuh ke dalam gejala serang atau terbang.

2. Sistem syaraf pusat
Bagian sistem syaraf pusat melakukan fungsi yang berbeda, sumsung tulang belakang bertanggung jawab terhadap gerak refleks dan pemancaran pesan dari otak ke tubuh. Batang otak, termasuk di dalamnya formasi retikuler mempengaruhi keterjagaan dan koordinasi kerja keterampilan. Hipotalamus menentukan motivasi dan emosi, thalamus bertugas sebagai stasiun penghubung antara organ-organ indera, korteks, dan otak kecil. Sistem limbic mempengaruhi motivasi, ingatan dan emosi dan korteks, yaitu permukaan atas otak besar mengendalikan perilaku kecerdasan. 
Sistem syaraf pusat terdiri dari otak dan sumsung tulang belakang

F. Sistem endoktrin
Sistem endoktrin mempengaruhi keadaan tubuh dengan cara melepaskan hormon. Pengaruh hormon ini lebih lambat, tetapi lebih tahan lama, dibandingkan dengan pengaruh sistem syaraf. Sistem syaraf endoktrin penting di dalam mengendalikan antara lain rasa haus, emosi dan aktivitas sosial. 
Homon-hormon tersebut disekresikan oleh berbagai kelenjarendoktrin kedalam aliran darah (lihat gambar 2-14). Hormone kemudian berjalan ke seluruh tubuh, bekerja melalui berbagai cara diberbagai jenis sel-sel. Tiap sep sasaran diperlengkapi dengan reseptor yang hanya mengenali molukul hormone yang ditujukan beraksi pada sel tersebut; reeseptor menarik molekul hormone yang tepat dari aliran darah dan masuk kedalam sel. Sebagian kelenjar endoktrin diaktivasi oleh system syaraf, sedangkan kelenjar endoktrin lain diaktivasi oleh perubahan kimiawi internal tubuh.
Salah satu kelenjar endotrin utama, hipofisis (pituitary), sebagainya mrupakan pertumbuhan keluar dari otak dan terletak tepat dibawah hpotalamus.(lihat kembali gambar 2-7). Kelenjar hipofisis dinamakan “master glad” karena ia menghasilkan jumlah terbanyak hormone yang berbeda dan mengendalikan sekresi kelenjar endoktrin yang lain. Salah satu hormone hipofosis memiliki pekerjaan penting mngendalikan pertumbuhan tubuh. Kalau terlalu sedikit hormone ini menyebabkan tubuh yang kerdil, sedangkan sekresi yang berlebihan (oversekresi) menyebabkan tubuh yang raksasa. Hormon lain dilepaskan oleh hipofisis memicu kerja kelenjar endoktrin lain, seperti tiroid (kelenjar gondok), kelenjar seks, dan lapisan luar kelenjar adrenal (anak ginjal). Percumbuan, perkawinan, dan perilaku reproduktif pada banak hewan berdasarkan pada interaksi yang kompleks antara aktivitas system syaraf dan pengaruh kelenjar hipofisis pada kelenjar seks.  
Kelenjar adrenal memiliki peranan penting dalam menentukan mood seseorang, tingkat energi, dan kemampuan menghadapi stres (ketakutan, kecemasan, nyeri, peistiwa emosional, dsb). Bagian dalam kelenjar adrenal menkresikan epinefrin dan norepinefrin (juga dikenal sebagai adrenalin dan noradrenalin. Epinefrin beraksi melalui sejumlahcara untuk mempersiapkan organisme menghadapi situasi darurat, sringkali bersama divisi simpatik system saraf otonomik. Epinifrin, misalnya, mempengqruhi otot polos dan kelenjar keringat melalui cara yang sama seperti system saraf simpatik. Ia menyebabkan konstriksi pembuluh darah dilambung, usus dan membuat jantung berdenyut lebih cepat (seperti yang iketahui oleh orang yang pernah mendapatkan suntikan adrenalin.
Norepinefrin juga mempersiapkan organisme untuk situasi darura. Jika mencapai hipofisis dalam perjalanannya melalui aliran darah, ia menstimulasi (mendorong)kelenjar itu untuk melepaskan suatu hormone yang beraksi di lapisan luar kelenjar adrenal; selanjutnya hormone kedua ini menstimulasi hati untuk meningkatkan kadar gula darah sehingga tubuh memiliki energi untuk bertindak secara cepat.
Hormone-hormon system endoktrin dan neurotransmitter neuron memiliki fungsi yang serupa; mereka keduanya membawa pesan di antara sel-sel tubuh. Sebuah neurotransmitter membawa pesan antara neuron-neuron yang berdekatan, dan efeknya sangat lokalisasi. Sebaliknya, suatu hormone dapat berjalan menempuh jarak yang panjang ke seluruh tubuh dan beraksi melalui berbagai cara pada banyak jenis sel yang berbeda. Kemiripan dasar antara kurir kimiawitersebut (walaupun perbedaannya) ditunjukkan oleh fakata bahwa sebagian memiliki kedua fungsi. Epinefrin, misalnya, beraksi sebagai neurotransmitter jika dilepaskan oleh neuron, dan beraksi sebagai hormone jika dilepaskan kelenjar adrenal.  
 Hubungan antara kelenjar endoktrin dan hipotalamus menggambarkan interaksi kompleks yang terjadi antara system indoktrin dan system syaraf

BAB II
PENYIMPULAN

Otak manusia terdiri dari 12 milyar atau lebih sel khusus yang disebut Neuron, Yaitu unit dasar sistem saraf. Neuron merupakan kunci rahasia dari kegiatan belajar, serta berfungsinya mental. 
Syaraf (nervus) adalah kumpulan akson yang keluar dari ratusan atau ribuan neuron. Satu syaraf mungkin berisi aksor dari neuron sensorik (aferen) dalam, neuron motorik (eferen)
berdasarkan realita bahwa belahan otak kiri mengendalikan sisi tubuh belahan otak kanan mengendalikan sisi tubuh kiri.
Struktur Otak, Otak manusia terdiri dari tiga lapisan konsentrik (pusat): central core, sistem limbik dan serebium.
Belahan otak, belahan otak kiri mengendalikan sisi tubuh belahan otak kanan mengendalikan sisi tubuh kiri. 
Syaraf yaitu beberapa dari akson-akson (nerit/ syaraf) ini ada yang mempunyai panjang lebih dari satu meter dan terikat di dalam berkas.
System Syaraf ada dua yaitu: Sistem syaraf periferi, Sistem syaraf periferi terdiri dari sistem syaraf somatic yang melewatkan pesan dari organ indera ke otot sadar, dan sistem syaraf atatonomia yang herhubungan dengan fungsi-fungsi emosi dan tak sadar. dan Sistemsyaraf pusat, Sistem syaraf pusat terdiri dari otak dan sumsung tulang belakang
Sistem endoktrin mempengaruhi keadaan tubuh dengan cara melepaskan hormon. Pengaruh hormon ini lebih lambat, tetapi lebih tahan lama, dibandingkan dengan pengaruh sistem syaraf. Sistem syaraf endoktrin penting di dalam mengendalikan antara lain rasa haus, emosi dan aktivitas sosial.

DAFTAR PUSTAKA

Rita L. Atkinson dkk. Pengantar PsikologiI (Batam Centre,2932: Interaksa, PO BOX 238) Ed .XI, jilid 1
Rita L. Atkinson dkk Pengantar Psikologi Ed. VIII 
Rita L. Atkinson dkk Pengantar Psikologi Ed.II (Batam Centre:Interaksara)1987
Malcom Hardy-Steve Heves Pengantar Psikologi , Ed.KeII (Semarang: PT Glora Aksara Pratama)
Bobbie Deporter dan Mike Hinarcki, Quantum Learning (Bandung: Penerbit KAIFA)cet.XII .Februari 2002
Kamus Populer
 


































ISTILAH ISTILAH DALAM AKHLAK TASAWUF

istilah makna 
Ahwal Anugrah yang Alloh di berikan kepada seseorang,baik sebagai buah dari amal sholeh yang mensucikan jiwa atau sebagai pemberian semata (16)
Dzauq Cita rasa batin,yakni merasakan kehadiran pengetahuan – pengetahuan tanpa aktivitas berfikir (35)
Dzaug sharih Ketajaman naluri yang dimiliki oleh guru tarekat ketika menghadapi atau mengawasi batin murid – muridnya (35)
dzikir Secara harfiah dzikir artinya ingat (36)
Eksoteris Aspek yang tampak dari ajaran agama (45)
espteros Pemahaman pada aspek bathin dari ajaran agama :pemahaman aspek rohaniah aspek yang mendalam dari sesuatu yang tampil secara nyata (45)
Fana’ Musnah/lenyap atau keadaan moral yang luhur (46-49)
Haq Kebenaran atau hakikat dalam sufisme yang menunjukkan tuhan berbeda dengan makhluk.(al- khalq) (72)
Hasyawiat Orang yang telalu mengutamakan makna lahiriyah terhadap Ayat – Ayat Al-Qur’an Dan Hadist Nabi yang menyebutkan tentang sifat Alloh (76)
Hulul (menempati suatu tempat) Faham yang mengatakan bahwa tuhan memilih tubuh – tubuh manusia tertentu untuk mengambil tempat di dalamnya settelah sifat kemanusiaan di dalam tubuh itu dilenyapkan Al –hallaj(78)
Ilm ‘ain & haqq Al-yaqin Sesuatu yang dihasilkan tidak dengan argumentasi sosial,tetapi dengan pemberian langsung ke dalam hatinya (96)
Kesatuan mutlaq Ajaran Ibn Sabi’in yang menjelaskan bahwa wujud adalah satu yaitu wujud Alloh,yang menempatkan tuhan pada tempat yang sempurna Ibn sabi’ain)115)
Mukasyafah Kondisi keterbukaan hati sehingga dapat menyingkap atau mengetahui hakekat sesuatu (146)
Syathahat Ucapan ganjl para sufi ketika ia mulai di pintu gerbang ijtihad (198)
Tahalli Upaya mengisi atau mengisi atau menghiasi diri dengan jalan membiaskan diri dengan sikap prilaku & akhlak terpuji (203)
Takhalli Langkah pertama yang harus di jalani para sufi yaitu usaha menosongkan diri dari akhlak yang tercela (204)
Tajalli Terungkapnya nur ghaib (205)
Tajarrud melepaskan diri dari godaan dan ikatan dunia yang fana’ sebab dunia membuat lupa pada tuhan (205)

Tazkiyatuh nafs Penyucian jiwa (232-235)
Thariqoh Yaitu jalan, keadaan , aliran atau garis pada sesuatu (236-243)
Wahdat al-Wujud Penyamaan tuhan dengan alam Ibn arabi(248-255)
Zuhud Meninggalkan duniawi dan melepaskan diri dari pengaruh materi serta mengutamakan kehidupan akhirat (270)

Perempuan dalam bingkai budaya

Mendengar kata perempuan, pasti yang terbersit dalam benak kita adalah sesosok makhluk lemah yang terpasung dalam balutan bingkai budaya. Betapa tidak, banyak hal yang dengan gamblang menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sebuah keniscayaan. Dalam ranah ilmu pengetahuan misalnya, yang menempatkan kata “kodrat “ adalah suatu istilah yang digunakan untuk mengucilkan peran sosial dalam masyarakat.
 Kata “kodrat” ini juga sering digunakan untuk mempersentasikan peran perempuan menurut agama. Sehingga daya ikatnya cenderung semakin kuat. Hal ini pun menjelaskan sebuah fenomena yang secara konsisten memberikan kecenderungan terhadap perempuan, yaitu menganggap dirinya tidak sedeajat dengan laki-laki. Sedikit banyak maindstream itu muncul karena pengaruh dari pemahaman kodrat yang masih parsial.
 Lebih lanjut, istilah “kodrat” terus dipertahankan sampai saat ini. Hal itu dikarenakan banyak faktor, bukan hanya semata-mata dalam segi ilmu, tetapi lebih jauh pada persoalan asasi kemanusiaan. Adanya kesimpulan antara lelaki dan perempuan secara genetik berbeda, tanpa memberikan penjelasan secara tuntas, maka kesimpulan tersebut dapat dijadikan legitimasi realitas sosial yang menempatkan perempuan sebagai jenis kelamin kedua (the second sex).
 Pandangan “menganak-tirikan” perempuan sering sekali dihubungkan dengan norma agama. Dalam persoalan partisipasi dibidang sosisal kemasyarakatan dan politik, misalnya. Perempuan hanya diberikan partisipasi yang cukup kecil sehingga mereka menjadi kaum minoritas dalam institusi politik maupun kemsyarakatan. Sebagian dari mereka dibatasi pada ruang aktivitas yang hanya pada wilayah domestik dan diposisikan secara subordinate
Hal ini pun ditegaskan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Universitas Al-Azhar, fatwa haram tersebut berdasar pada syari’at Islam bagi perempuan yaitu larangan untuk memangku jabatan-jabatan publik. (Al Wilayah al ‘Ammah Al Muzlimah). “Al syiyasah a’ala al mar’ah haram shiyasah li’al muftana’ al takhabbuth was li al muqalab” (http://islamlib.com/id/index.php?page=article). Maksud dari pernyatan ini yaitu politik bagi perempuan adalah haram guna melindungi masyarakat dari kekacauan.
secara garis besar alasan yang digunakan adalah bukan karena perempuan tidak memiliki kemampuan atau keahlian, melainkan karena kerugian-kerugian sosial yang lebih besar. Yaitu melanggar etika Islam dan meninggalkan kepentingan keluarga. Selain itu, alasan yang sering diakui adalah karena perempuan dipandang sebagai pemicu hubungan seksual yang terlarang dan kehadiran mereka ditempat umum dipandang sebagai fitnah dan menstimulasi konflik batin.
Padahal ada nilai khas yang dimiliki oleh wanita yang pada dewasa ini nyaris hampir tidak dimiliki oleh kebanyakan politisi yang mayoritas diduduku oleh kaum laki-laki. Nilai khas tersebut misalnya tidak menyukai cara-cara militeristik, lebih kepada upaya damai, bersedia bekerja secara kolektif yang mendorong adanya sebuah perubahan. 
Selain itu, jika dihubungkan dengan keterwakilan perempuan dalam dunia politik tentu akan memberikan banyak dampak positif. Hal itu akan tercapai jika saja adanya wacana yang jelas dan tidak parsial terhadap bias gender. Bahkan, ayat al Qur’an pun menjelaskan bahwa sejatinya kaum laki-laki tidak memiliki perbedaan.
“hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya allah maha mengetahui mengenal.”(Q.S. Al Hujarat, ayat 13)
Pernyataan diatas merupakan penghapusan dan penghilangan segala batasan-batasan dan perbedaan antara kaum laki-laki dan perempuan dalam urusan dunia. Karena di mata Allah yang membedakan adalah tingkat ketakwaan dan keimanan. Dari segi kecerdasan manusia itu sama tergantung cara pengolahan dan seberapa jauh mereka berfikir. 
Perempuan dalam kancah politik Indonesia
 Apabila kita melihat secara jeli dalam negara kita, adanya sebuah trend dan reduksi besar-besaran dalam pemasungan hak partisipasi bagi perempuan baik dalam bidang sosial maupun bidang politik. Namun, bila di amati dengan seksama peran perempuan bagi bangsa sangatlah berpengaruh dalam masyarakat kita. Contonya mulai dari jasa-jasa pendahulu yakni Cut Nyak Dien, RA Kartini, hingga saat ini tercatat bahwa Megawati Soekarno Putri sebagai presiden wanita pertama di Indonesia. Meskipun jumlah tokoh perempuan tidak sebanyak tokoh laki-laki dalam bidang politik, perempuan bukan di pilih karena faktor kasihan atau tidak memiliki kemampuan dan kontribusi yang besar bagi bangsa dan negara.
 Perempuan bekerja bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan atau posisi sosial. Akan tetapi, untuk kebaikan dan kemajuan. Ironisnya justru kebaikan dan ketulusan perempuan ini kadang malah sering dimanfaatkan untuk kepentingan publik tertentu. Di lain sisi, kecemerlangan perempuan dalam bidang kemasyarakatan dan kepemimpinan akan tergerus apabila budaya dan tradisi yang tumbuh subur di negara kita ini tidak diluruskan. Banyak hambatan yang harus dihadapi bagi perempuan dalam mengaktualisasikan kemampuan yang dimiliki.
 

Haruskah Ada PK Di Perguruan Tinggi...?

Tak bisa dibohongi bahwa kalu bicara tentang negara kita selalu disebut dan identik sebagai negara yang korup di Asia. Penyalahgunaan inilah (korupsi) sebagai racun yang sangat ganas di bumi ini, oleh karenanya indonesia tak bisa lari dari realita bahwa masyarakatnya menderita jauh dari kebahagiaan dan kesejahteraan.
 Walaupun begitu, hanya tinggal kita yang mau merubahnya apa tidak, mau menyembuhkan apa tidak, karena penyakit tersebut sangat inheren dalam jiwa-jiwa bangsa kita. Pada realitanya (benar) penyakit itu tak bisa disembuhkan, sehingga merambat sebagai budaya (tradisi) di negara kita.
 Oleh sebab dan akibat budaya itulah harapan bangsa untuk menjadi negara yang benar-benar demokrasi belum bisa diverifikasi. Dalam kata bijak Samuel Rutherford: "Tidak ada masa depan yang gemilang bagi mereka yang telah kehilangan pengharapan dan imannya. Kalau saja keimanan (keyakinan) dan harapan para jiwa-jiwa Indonesia untuk memberantas korupsi begitu bulat, pasti Indonesia adalah Negara yang indah, sejahtera, makmur, dan sentosa, (demokrasi), yang jauh dari penderitaan dan kesengsaraan.
 Mengapasih mereka korupsi? Apakah kalau mereka (koruptor) tidak korupsi tidak akan kaya, tak akan bahagia hidupnya, dan tidak akan sukses dan bangga akan jabatannya! Seharusnya mereka bersyukur terlebih menjadi politisi atau pemimpin yang bisa dipercaya oleh masyarakatnya. Ironisnya tambah menyengsarakan masyarakatnya, seharusnya kesejahteraan harus dimiliki bersama mereka. Dan untuk menjadi pemimipin yang baik, iman dan takwa kepada-Nya harus ditanamkan dalam hati dan jiwa mereka.
 Ingat pasti setiap agama mengajarkan kebaikan dan melarang keburukan (amar ma'ruf nahi munkar) atau perbuatan-perbuatan yang keji beserta teman-temannya (korupsi). Walaupun agama ada yang mengatakan tidak cocok sebagai dasar negar, tapi penduduk indonesia ini kan mayoritas beragama islam, tentunya mereka tahu sedikit tentang doktrin-doktri islam yang terpendam dalam hatinya. "Bahwa korupsi itu larangan semua agama, juga Negara kan ...!
 Walaupun KPK telah berjalan direl Negara, dan NU pada Gerakan Anti Koruposinya, namun korupsi tetap saja parah di muka bumi ini. Untuk mengobati pentyakit itu pula adanya KK ( Kantin Kejujuran) di ruang-ruang pendidikan (SD, SMP, SMA), sudah diresmikan namun kabarnya disalah satu ruang tersebut bangkrut, akbatpara didiknya belum bisa menanamkan jiwa kejujuran. terus bagaiamana dan siapa generasi mendatang untuk mengverifikasikan harapan demokrasi tersebut?.
 Di dalam hal ini Mahasiswa berhak mendapat pengajaran untuk mengatasi hal tersebut. Maka dari itu di salah satu perguruan tinggi di indonesia sudah dan akan menerapkan makul (mata kuliah) di periode mendatang. Namun di IAIN Sumpel Surabaya sendiri belum adanya hal yang demikian. Dan seharusnya institut kita yang berlebel islam harus adanya penerapan sistem tersebut, agar masa depan dan cita-cita bangsa indonesia dapat tercapai, dengan kata lain Demokrasi dapat diverifikasikan.
 *
 Saya tidak menyalahkan mereka itu korupsi, mereka (koruptor) juga manusia, kan! Karena pada hakikatnya manusia itu diberi nafsu dan akal oleh sang Khalik, dengan akalnya apakah manusia itu bisa mengalahkan nafsunya apa tidak, kalu selalu menang pada nafsunya, Indonesia tetap saja sebagai negara yang korup, dengan alasan lain Indonesia dri kita, diri manusia, jiwa-jiwa bangtsa kita tak ada bedanya seperti makhluk lain(hewan).
 Inilah dinamika dunia (indonesia) yang harus diruabah, pertama kejahatan (korupsi) itu harus dihapus di muka bumi ini, dengan cara pengendalian nafsu (iffah) yang dapat mengatasi korupsi itu, tapi tidaklah mudah, karena hati dan jiwa-jiwa mereka selalu dikontrol oleh oleh nafsu, dan akal selalu kalah dengannya.
 Perlu diketahui bahwa didalam jiwa-jiwa manusia, ada tiga mata pisau kekuatan nafsu yang ketiganya sangat – sangat berbahaya, yang akan memotong moral-moral bangsa kita, sehingga tingkah laku serta logika-logika bangsa kita selalu berpsikologi yang condong ke hal-hal yang negative maka dari itu lahirlah para jiwa koruptor semakin banyak dan berkembang biak.
 Kekuatan nafsu trersebut yang harus kita lawan dan harus kita kendalikan (iffah) pertama, kekuatan nafsu hewan, nafsu inilah yang sering kita sebut dengan hawa nafsu yang inginnya selalu berfoya-foya, bersenang-senang dan ingin diistimewakan oleh orang lain.
 Kedua, nafsu hewan buas. Nafsu kedua inilah sangat berbahaya yang melahirkan para koruptor dimuka bumi ini yang merampas dan senang memakan hak orang lain. Sedangkan yang ketiga adalah nafsu syetan, yang menghalalkan dan membenarkan segala cara kejahatan, inilah yang mendorong alasan menggunakan hak orang lain untuk kebutuhan orang lain pula, inilah bisikan setan yang merasa ketidak salahan yang mereka lakukan.
 Sifat dan karekteristik manusia memang sulit dirubah, maka dari itu hanya dirinya sendiri, hanya jiwa dan hatinya sendiri yang bisa melawan rekontruksi korupsi tersebut. Melalui penyeimbangan dan peningkatan antara kecerdasan emosional, intelektual, dan spiritual yang biasanya dimliki oleh mahasiswa, haruslah dibina dan adanya suatu pembinaan dari satiap institut pergurusn tinggi.
 Sebagai mahasiswa yang Agen of change dan Agen of control, mahasiswa juga berhak mendapat pengajaran KPK, agar nantinya mereka dapat menjadi politisi yang bebas dari pisau-pisau korupsi, yang bisa mengembalikan hak jabatanya kepada rakyat.



* Mahasiswa IAIN Fakultas Tarbiyah Jur.Kependidikan Islam Smst,II
  


Bayangan Kematian